Archive for January, 2010
Installing Lighttpd With PHP5 And MySQL Support On CentOS 5.4
Lighttpd is a secure, fast, standards-compliant web server designed for speed-critical environments. This tutorial shows how you can install Lighttpd on a CentOS 5.4 server with PHP5 support (through FastCGI) and MySQL support.
I do not issue any guarantee that this will work for you!
Mempercepat web server anda
Web server adalah hal yang paling penting dalam kita menampilkan konten URL yang kita miliki. Terkadang web server terlihat sangat lambat. Kalau aksesnya tidak begitu padat barangkali tidak begitu terasa kelambatan web server kita. Dalam kesempatan ini, akan kami tampilkan bagaimana agar proses web server akan lebih cepat, dengan melakukan tuning dan penambahan install penunjang.
(more…)
Agar si Apache kuat perkasa
Menyambung tulisan sebelumnya tentang Apache, berikut adalah tulisan ringan bagaimana agar Apache tetap perkasa walaupun akses di website kita yang semakin meningkat.
Kalau website anda memakai Apache sebagai webserver, dan mempunyai akses yang cukup tinggi setiap harinya, maka anda akan menemukan rata-rata load CPU anda akan semakin tinggi.
Apalagi kalau anda memakai sistem CMS dalam konten anda, yang menggabungkan PHP dengan MySQL atau PHP dengan PostgreSQL, maka proses di server anda akan dipenuhi oleh proses Apache dan MySQL.
(more…)
Tuning MySQL dengan /etc/my.cnf file
Sambungan dari tulisan saya sebelumnya tentang tuning MySQL, saya akan menjelaskan sedikit tentang tuning yang dapat kita lakukan dengan menggunakan file /etc/my.cnf. File my.cnf adalah file yang biasanya terletak di bawah direktori /etc/. File ini digunakan untuk mengeset tuning yang kita inginkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan MySQL kita. Ada hal-hal yang apabila kita perhatikan maka akan membuat kemampuan atau kecepatan MySQL kita semakin meningkat. Tentunya tidak semua server mempunyai my.cnf yang sama persis, kecuali kalau konten atau query dari database adalah sama persis, maka my.cnf dapat kita setting dengan isi yang sama. (more…)
Backup dan Restore MBR Linux
MBR adalah 512 byte segment yang ada di paling awal sector di suatu harddisk. MBR mempunyai tiga informasi penting yaitu 1) boot code yang mempunyai panjang 446 bytes, 2) tabel partisi yang mempunyai panjang 64 btyes, and 3) boot code signature yang mempunyai panjang 2 bytes. Untuk melakukan backup atau restore MBR kita memakai perintah dd. Perintah ini hanya dapat dijalankan oleh root. Karena itu untuk melakukan backup dan restore ini anda memerlukan permisi root terlebih dahulu. (more…)
You are currently browsing the Inspiration – Go Open Source blog archives for January, 2010.




